United Tractors Tambah Saham di Perusahaan Panas Bumi

Jakarta, CNBC Indonesia – Grup Astra telah menambah saham di PT Supreme Energy Sriwijaya (SES) sebanyak 984.127 saham baru dengan nilai US$ 51,87 juta atau setara Rp 804,01 miliar, melalui anak usaha PT United Tractors Tbk. (UNTR), PT Energia Prima Nusantara (EPN). Dengan demikian, total kepemilikan EPN di SES akan bertambah menjadi 49,6%.

“Perseroan dengan ini memberitahukan bahwa pada tanggal 18 Desember 2023, EPN telah menandatangani amandemen terhadap SSA dengan SE dan SES terkait dengan perubahan Rencana Pengambil Bagian (Amandemen SSA),” kata Corporate Secretary UNTR Sara K. Loebis dalam keterbukaan informasi, dikutip Rabu (20/12/2023)

Sebelumnya pada 9 Agustus 2023, UNTR telah melaporkan keterbukaan informasi kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK), yang memberitahukan penandatangan pengambilan bagian saham-saham baru SES sebanyak 680.000. Jumlah itu setara 40,476% dengan nilai US$42,33 juta atau sebesar Rp634,95 miliar.

Sebagai informasi, EPN adalah sebuah perusahaan yang 51,01% sahamnya dimiliki oleh UNTR dan 48,99% oleh PT Pamapersada Nusantara (PAMA).

Sementara itu, SES merupakan salah satu pemegang saham pada PT Supreme Energy Rantau Dedap (SERD), perusahaan pemegang Izin Panas Bumi dengan kapasitas 2 x 49 MW yang telah beroperasi berlokasi di Kabupaten Lahat, Kota Pagar Alam dan Kabupaten Muara Enim, Provinsi Sumatera Selatan.

Sebelum penerbitan saham baru tersebut, SES dimiliki oleh SE. Selain SES, SE juga memiliki investasi di dua proyek panas bumi lain, masing-masing di Muara Laboh dan Rajabasa.

“Investasi di PT Supreme Energy Sriwijaya sejalan dengan strategi pengembangan usaha perusahaan dan komitmen untuk terus mengembangkan green energy business sebagai bagian dari Aspirasi Keberlanjutan Grup UT di 2030,” ujar Frans Kesuma sebagai Presiden Direktur UT dalam keterangannya bulan Agustus lalu. https://gayunggoyang.com/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*