7 Kebiasaan Sepele yang Tak Disadari Picu Tekanan Darah Tinggi

Jakarta – Penyebab tekanan darah tinggi bisa berasal dari kebiasaan yang kita lakukan sehari-hari. Bahkan, sesuatu yang dianggap sepele tanpa disadari bisa meningkatkan risiko darah tinggi.
Tentunya hal ini harus ditangani sesegera mungkin. Kalau dibiarkan terlalu lama, tekanan darah tinggi dapat memicu komplikasi yang lebih serius, seperti penyakit jantung dan stroke.

Salah satu upaya intervensi dini yang bisa dilakukan adalah dengan mengubah kebiasaan-kebiasaan tidak sehat yang bisa meningkatkan risiko darah tinggi. Namun, ada sejumlah kebiasaan penyebab tekanan darah tinggi yang sayangnya masih sering diabaikan banyak orang. Apa saja?

Kebiasaan yang Bisa Menyebabkan Darah Tinggi
1. Merokok
Dampak rokok sebagai penyebab tekanan darah tinggi memang sudah jadi rahasia yang diketahui banyak orang. Kendati demikian, banyak orang yang masih melakoni kebiasaan tidak sehat ini.

Dikutip dari laman John Hopkins Medicine, zat nikotin yang ada dalam rokok dapat meningkatkan produksi hormon adrenalin. Hormon ini membuat jantung berdetak dengan lebih cepat dan memicu penyempitan pembuluh darah. Selain nikotin, zat-zat beracun yang ada dalam rokok juga bisa memicu terbentuknya plak yang dapat menyumbat pembuluh darah.

2. Kebanyakan Minum Kopi
Memang, kopi dapat membantu menurunkan tekanan darah. Tapi jika terlalu banyak minum kopi, malah bisa menimbulkan efek sebaliknya dan meningkatkan tekanan darah secara signifikan.

Dikutip dari laman Heart, kandungan kafein dalam kopi dapat memicu jantung berdetak semakin kencang, atau yang dikenal juga dengan istilah palpitasi jantung. Hal ini dapat menyebabkan peningkatan tekanan darah, serta memicu faktor risiko darah tinggi lainnya, seperti ansietas dan susah tidur.

3. Jam Tidur Tidak Karuan
Bagi banyak orang, begadang adalah sesuatu yang tidak bisa dihindarkan. Entah itu karena faktor pekerjaan, keasyikan bermain game, atau lain sebagainya.

Padahal, waktu tidur yang cukup dan berkualitas sangat memengaruhi kondisi tekanan darah. Dikutip dari laman AARP, jam tidur yang tidak menentu akibat kebiasaan begadang bisa meningkatkan tekanan darah tidak hanya di malam hari, tapi juga berlanjut hingga keesokan harinya. Setidaknya, seseorang membutuhkan waktu tidur enam sampai delapan jam setiap malam agar terhindar dari risiko darah tinggi.


4. Menahan Buang Air Kecil
Siapa sangka, sering menahan buang air kecil ternyata juga bisa meningkatkan tekanan darah. Direktur Pusat Gangguan Tekanan Darah dari Cleveland Clinic, Luke Laffin, MD, menjelaskan menahan buang air kecil saat kandung kemih dalam keadaan penuh dapat meningkatkan tekanan darah sebanyak 10-15 poin.

“Memang tidak masalah menahan buang air kecil ketika berada dalam situasi yang tidak memungkinkan. Tapi jika Anda harus buang air kecil dan bisa pergi ke toilet, maka sebaiknya jangan ditunda,” ujarnya, dikutip dari AARP.

Laffin menambahkan itulah alasan mengapa sering buang air kecil di malam hari pertanda mengidap tekanan darah tinggi. Sebab, tubuh berusaha menurunkan tekanan darah lewat buang air kecil.

5. Sering Mengonsumsi Makanan Asin
Terlalu banyak mengonsumsi makanan asin yang mengandung garam merupakan salah satu faktor utama yang dapat memicu tekanan darah tinggi. Dikutip dari situs The European Food Information Council, garam dapat meningkatkan jumlah natrium dalam darah.

Jika natrium terlalu tinggi, cairan akan masuk sehingga meningkatkan volume darah. Hal ini membuat jantung harus bekerja lebih keras untuk dapat memompa darah ke seluruh tubuh. Dalam jangka panjang, hal ini bisa memicu pengerasan pada pembuluh darah dan meningkatkan risiko darah tinggi serta penyakit kardiovaskular lainnya.

6. Makanan-Minuman Manis
Tak hanya garam, kandungan gula yang ada dalam makanan dan minuman manis juga bisa meningkatkan tekanan darah. Dikutip dari Verywell Health, gula dapat memengaruhi produksi nitric oxyde atau oksida nitrat (NO) di pembuluh darah.

Kekurangan oksida nitrat dapat memicu terjadinya penyempitan pembuluh darah, yang berujung pada peningkatan risiko tekanan darah tinggi.

7. Terlalu Lama Duduk
Zaman sekarang ini, banyak pekerjaan yang mengharuskan orang-orang untuk duduk selama berjam-jam di depan layar komputer. Faktanya, duduk terlalu lama bisa meningkatkan risiko tekanan darah tinggi dan sejumlah penyakit kardiovaskular lainnya.

Dikutip dari laman NHS, duduk terlalu lama dapat memperlambat metabolisme tubuh, yang mana ikut memengaruhi kemampuan tubuh untuk membakar lemak, mengatur kadar gula hingga tekanan darah. https://kasikan12.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*